Pelajari Ini sebelum Komplain karena Merasa Menjadi Korban Penipuan Asuransi

Ketika menghadapi kasus yang tidak sesuai ekspektasi, sejumlah nasabah asuransi acap kali mengaitkannya dengan kasus penipuan. Ini hal yang wajar mengingat semakin merebaknya kasus penipuan berkedok asuransi. Namun, hal yang terjadi di luar perkiraan nasabah bukan melulu kecurangan perusahaan asuransi. Bisa jadi lantaran nasabah lupa dengan penjelasan agen atau karena kurangnya pemahaman terhadap produk asuransi. Maka dari itu, sebelum mengajukan komplain ke perusahaan asuransi karena merasa menjadi korban penipuan, sebaiknya pelajari ini:

Manfaat asuransi berakhir jika polis lapse

Benar kalau keberadaan asuransi pendidikan menjamin biaya pendidikan anak yang terus meningkat dari tahun ke tahun, asuransi kebakaran/properti dapat mengalihkan kerugian atas atas musibah kebakaran yang terjadi, asuransi perjalanan mengalihkan kerugian karena kehilangan bagasi atau penundaan penerbangan, asuransi kendaraan mentransfer resiko kerugian karena tabrakan, tergelincir, atau lainnya, asuransi jiwa memungkinkan Anda memperoleh dana pensiun jika masih hidup pada akhir kontrak asuransi, dsb. Akan tetapi, manfaat tsb bisa diperoleh hanya ketika polis asuransi masih dalam status aktif. Apabila polis lapse, secara otomatis perlindungan dari perusahaan asuransi berakhir. Untuk itu, jangan salahkan perusahaan asuransi ketika klaim tidak dapat dicairkan jika pada kenyataannya polis telah dinon-aktifkan lantaran tidak pernah bayar premi tepat waktu bahkan sampai waktu yang telah ditentukan.

No claim bonus tidak berlaku jika ada klaim

No claim bonus adalah salah satu program yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi untuk menarik calon nasabah. Program ini memungkinkan nasabah memperoleh bonus ketika tidak pernah mengajukan klaim dari periode tertentu. Bentuk bonus yang diberikan tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Ada yang berupa potongan biaya premi, ada yang memberikan point reward yang bisa ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik, dan lain sebagainya. Yang pasti besar kecilnya bonus yang diberikan oleh perusahaan asuransi tergantung dari berapa lamanya Anda dapat mempertahankan status polis asuransi tanpa klaim. Namun patut diketahui bahwa program ini otomatis tidak berlaku apabila Anda mengajukan klaim kepada pihak asuransi. Untuk itu, coba review kembali jejak klaim Anda sebelum komplain dengan perusahaan asuransi karena tidak memperoleh bonus.

Nilai tunai kecil dalam 5 tahun pertama karena biaya

Memperoleh nilai tunai dari investasi adalah salah satu keuntungan yang dapat Anda peroleh ketika memilih asuransi unit link. Hanya saja, nilai tunai dari investasi ini akan sangat kecil pada 5 tahun pertama. Tidak lain karena banyaknya biaya yang harus dikeluarkan yakni biaya akuisisi yang berbentuk persentase & biasanya turun tiap tahunnya, biaya asuransi yang cenderung naik tiap tahunnya, serta biaya-biaya lainnya. Setelah 5 tahun, Anda bisa memperoleh nilai tunai yang relatif besar (meski masih harus dipotong biaya-biaya tertentu). Patut Anda ketahui bahwa investasi dalam asuransi unit link tidak selamanya untung bisa juga mengalami kerugian. Hal ini juga turut mempengaruhi besar kecilnya nilai tunai investasi. Oleh karenanya, simak baik-baik penjelasan dari agen asuransi tentang aturan main produk asuransi sehingga tidak selalu merasa menjadi korban penipuan.

Klaim tidak bisa diajukan dalam masa tunggu

Tahukah Anda kalau dalam Asuransi Kesehatan ada yang namanya masa tunggu? Masa tunggu merupakan masa di mana setiap nasabah asuransi belum berhak mengajukan klaim. Biasanya masa tunggu yang diberikan perusahaan adalah 30 hingga 60 hari sejak polis asuransi disetujui. Namun, untuk penyakit tertentu, masa tunggunya bisa lebih lama yakni sekitar 12 bulan. Ini berarti, Anda tidak berhak mengajukan klaim selama masa tunggu tsb. Jika tetap memaksa, jangan kecewa jikalau perusahaan asuransi tidak memproses pengajuan klaim Anda karena ini sudah kebijakannya. Makanya, pahami isi polis asuransi sebelum menandatanganinya termasuk soal lamanya masa tunggu sehingga tidak muncul kesalahpahaman di kemudian hari.

Seberapa Pentingkah Asuransi Kesehatan?

Sudahkah Anda mengantongi polis asuransi kesehatan? Jika belum, sekarang saatnya merencanakan pembeliannya. 

  • Kesehatan itu tidak bisa diprediksi. Sekarang mungkin sehat, tapi belum tentu esok.
  • Biaya berobat juga semakin mahal. Bagaimana jika tiba-tiba terserang penyakit di tengah kondisi keuangan yang buruk?
  • Asuransi kesehatan juga memberikan Anda ketenangan dalam menghadapi resiko.

Setiap orang sudah semestinya melakukan perencanaan keuangan dengan baik supaya dapat mencapai tujuan finansialdi masa depan. Perencanaan keuangan yang baik bukan hanya tentang menekan pengeluaran dan mengalokasikan dana untuk investasi, melainkan juga menyisihkan dana untuk membeli asuransi. Pembelian asuransi menjadi cara untuk menghadapi berbagai resiko yang selalu mengintai dalam kehidupan. Asuransi kesehatan, salah satu produk asuransi yang patut dibeli. Seberapa pentingkah asuransi kesehatan? Baca lebih lanjut di bawah ini.

Kesehatan itu tidak bisa diprediksi

Saat ini mungkin Anda sehat, tapi tiada yang tahu beberapa waktu ke depan. Bisa saja terserang stroke yang ditandai dengan kesulitan berbicara, penurunan wajah, & kelumpuhan pada bagian tubuh atau mengalami kecelakaan yang mengakibatkan luka-luka yang membutuhkan penanganan medis. Kalau sudah menjaminkan kesehatan dengan pembelian asuransi kecelakaan, tidak perlu khawatir akan biaya pengobatan untuk kesembuhan karena Anda bisa menyodorkan kartu cashless sebagai bukti Anda menjadi nasabah dari salah satu perusahaan asuransi. Bisa juga menggunakan uang pribadi dahulu kemudian minta ganti rugi dengan perusahaan dengan melampirkan bukti tagihan berobat.

Biaya berobat semakin mahal

Realitanya, biaya berobat untuk kesembuhan penyakit semakin mahal karena juga dipengaruhi oleh inflasi. Kalau sudah mengantongi asuransi kesehatan, Anda tidak perlu merasa cemas jika sewaktu-waktu terserang penyakit yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Meskipun pada saat yang bersamaan, kondisi keuangan Anda sedang mengalami keterpurukan karena baru saja di-PHK, mengalami kemunduran usaha, tingginya pengeluaran, dsb. Sebab, seluruh biaya obat, dokter, rawat inap, dsb bisa diklaim ke perusahaan asuransi tentunya sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Beri ketenangan

Resiko kesehatan dalam hidup yang sewaktu-waktu bisa terjadi sering kali menimbulkan ketidaknyamanan bahkan kecemasan. Jika kondisi ini terlampau berlebihan, ditakutkan akan memicu stres yang membuat tak semangat hidup atau membuat hidup yang tak berkualitas. Lain halnya ketika menjaminkan kesehatan dengan membeli polis asuransi kesehatan, ketenangan bakal dirasakan. Kapanpun resiko kesehatan dihadapi, Anda bakal siap secara finansial karena kerugian yang diakibatkan oleh resiko tsb akan dialihkan ke perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung.

Ayo, jaminkan kesehatan Anda sedari dini karena segala kemungkinan kesehatan bisa terjadi. Ketika telah memiliki asuransi kesehatan, Anda tak perlu lagi mengalokasikan dana besar saat masalah kesehatan terjadi. Semoga informasi ini semakin menyadari akan pentingnya asuransi kesehatan 😀 Ngomong-ngomong, kalau tertarik untuk membeli asuransi, pastikan perusahaan atau agen memiliki kriteria berikut:

  • Sudah berpengalaman. Baik perusahaan maupun agen pantas dipilih jika telah lama malang melintang dalam menawarkan asuransi. Pengalamannya menjadi indikator bahwa perusahaan/agen tsb telah dipercaya banyak orang.
  • Punya kekuatan finansial yang bagus. Agar tidak kesulitan mencairkan klaim, pastikan mencari perusahaan dengan kekuatan finansial yang bagus. Biasanya perusahaan akan membagikan kondisi finansialnya di profil situs.
  • Miliki lisensi keagenan. Sebelum mendaftarkan diri sebagai nasabah di agen asuransi, tanyakan kepada agen tsb tentang keberadaan lisensi keagenannya. Agen resmi & terpercaya tidak akan segan menunjukkan lisensi keagenannya. Waspada jika agen marah atau enggan menunjukkan lisensi, boleh jadi dia agen abal-abal.

Ragam Alasan Pihak Asuransi Mobil Menolak Klaim

Banyak pemegang polis asuransi mobil merasa kesal dan kecewa karena mereka tidak berhasil mendapatkan uang pertanggungan atau uang ganti rugi setelah mengajukan klaim. Hal ini terjadi karena klaim mereka tidak diterima oleh pihak asuransi. Mereka biasanya marah-marah dan menumpahkan kekesalan mereka dengan menghina atau berprasangka buruk terhadap perusahaan asuransi. Padahal pihak asuransi sudah menjalankan prosedur yang sudah ada. Tahukah Anda apa alasan mereka menolak klaim tersebut? Tentu mereka memiliki alasan tersendiri mengapa melakukan hal tersebut dan beberapa alasan umum mereka adalah:

Nasabah sering menunggak premi

Bila uang pertanggungan atau ganti rugi merupakan hak dari pemegang polis, premi adalah kewajiban mereka yang sudah seharusnya dibayar setiap tahun sesuai ketentuan berlaku. Apabila mereka tidak membayar atau sering menunggak, hak mereka pun akan bernasib sama yang mana pihak asuransi tidak akan memberikan hak mereka sebelum mereka melunasi tunggakan. Ini adalah alasan yang cukup kuat untuk menolak klaim yang dilakukan oleh nasabah dan nasabah pun tidak bisa berkelit bila sudah mengetahui alasannya. Namun, bila nasabah berusaha untuk menyelesaikan premi-premi yang belum mereka bayar secepatnya, pihak asuransi bisa saja memproses klaim karena sudah ada prilaku baik dan sikap bertanggung jawab yang dilakukan oleh nasabah. Bila hal ini tidak dilakukan dan nasabah tetap komplain atau menjelek-jelekkan pihak asuransi, mereka bisa saja dituntut dan harus menghadapi kasus pencemaran nama baik.

Kronologis yang disampaikan tidak sesuai dengan keterangan pihak kepolisian atau saksi

Pihak asuransi akan mengecek kronologis kejadian yang disampaikan oleh pemegang polis dengan keterangan pihak kepolisian atau saksi. Apabila dari keterangan yang didapat terdapat sedikit perbedaan, pihak asuransi bisa memakluminya karena bisa saja pemegang polis yang mengalami kejadian sempat tidak sadarkan diri atau lupa pada beberapa bagian peristiwa. Di sisi lain, jika keterangan yang didapat melenceng jauh, tentu mereka tidak akan memproses klaim tapi justru menolaknya. Hal ini mereka lakukan karena mereka menganggap bahwa sudah ada indikasi penipuan dalam klaim tersebut. Misalnya, jika nasabah mengatakan bahwa kecelakaan terjadi karena dia ditabrak mobil lain dan menabrak pohon tapi dari keterangan yang didapat, nasabah ternyata mengalami kecelakaan tunggal yang mengakibatkan mobil menabrak pohon. Bisa pula, nasabah mengaku bahwa mobilnya diserempet orang tidak dikenal tapi menurut keterangan yang didapat, lecet pada mobil nasabah disebabkan oleh kelalaian mereka ketika memarkirkan mobil atau karena disenggol oleh kendaraan kerabat mereka sendiri. Dengan adanya perbedaan keterangan ini, jelas pihak asuransi tidak bisa menerima klaim begitu saja.

SIM dan STNK tidak sesuai dengan mobil yang mengalami kerusakan/hilang

SIM dan STNK harus dibawa dan ditunjukkan atau setidaknya fotokopi dari kedua dokumen ini harus dilengkapi ketika mengajukan klaim. Masalahnya adalah sejumlah nasabah yang melakukan klaim sudah melengkapi dokumen ini tapi baik SIM atau STNK yang disertakan tersebut tidak sesuai dengan mobil yang mengalami kerusakan atau hilang. Jelas ini merupakan salah satu indikasi tindak penipuan yang tidak bisa ditolerir oleh pihak asuransi. Mereka sudah pasti akan langsung menolak klaim yang sudah diajukan karena menganggap bahwa nasabah sudah mencoba melakukan penipuan. Ya, pihak asuransi akan mengecek kedua berkas tersebut sebelum memproses klaim dan memastikan bahwa berkas sesuai dengan kendaraan yang mengalami kerugian. Bila cocok, mereka akan memproses klaim dan bila tidak, mereka akan langsung menolak klaim.

FAQ sebelum Membeli Asuransi Kesehatan

Biaya berobat dan rawat inap semakin tahun semakin naik. Mahalnya biaya berobat tidak semua orang sanggup berobat di rumah sakit apalagi harus dirawat di rumah sakit. Sebagian orang lebih memilih berobat jalan dan berobat ke klinik yang biayanya relatif lebih murah. Ini dilakukan karena terbatasanya biaya untuk berobat. Maka dari itu, salah satu cara yang dapat dipilih untuk menyiasati besarnya biaya berobat yaitu membeli asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menjamin soal biaya kesehatan dan perawatan para anggota asuransi yang terdapat di dalam perusahaan asuransi. Adanya asuransi kesehatan, tidak harus membuat Anda pusing mencari pinjaman kesana kemari untuk membayar rumah sakit karena semua biaya rumah sakit telah menjadi tanggung jawab dari pihak asuransi. Tertarik untuk membeli asuransi kesehatan? Yuk, ketahui ini dulu sebelum akhirnya membeli asuransi kesehatan.

Apa saja jenis perlindungan yang ada?

Sebelum akhirnya memutuskan membeli asuransi kesehatan, yang harus diketahui yaitu mengenai jenis perlindungannya. Apakah biaya inap, obat, dan biaya dokter menjadi tanggung jawab dari pihak asuransi atau tidak. Untuk itu, pastikan terlebih dahulu mengenai informasi satu ini. Semakin banyak perlindungan, maka semakin bagus. Tidak menutup kemungkinan juga perusahaan asuransi kesehatan akan menawarkan jenis produk tambahan. Nah, untuk yang satu ini sebaiknya harus jelih memilih mana yang menurut Anda penting dan mana yang tidak. Perlu Anda ketahui semakin banyak perlindungan atau nilai tambah yang dipilih, dapat membuat nilai premi semakin tinggi.

Berapa banyak rumah sakit yang berkerjasama?

Cari tahu terlebih dahulu, asuransi ini berkerjasama dengan rumah sakit mana saja apakah hanya di satu daerah atau kota saja atau telah menyebar luas. Jika perusahaan asuransi kesehatan telah menjalin kerjasama banyak rumah sakit, ini dapat mempermudah Anda ketika berobat. Bisa saja salah satu rumah sakit yang ada dekat lokasi rumah Anda atau juga dekat tempat kerja sehingga dapat dengan mudah Anda untuk berobat.

Berapa besar biaya premi harus dibayar?

Yang satu ini tidak kalah pentingnya untuk diketahui saat membeli asuransi kesehatan. Umumnya untuk biaya premi ini setiap perusahaan asuransi berbeda-beda. Namun, yang dapat mempengaruhi besar kecilnya premi dapat dilihat dari berapa banyak cakupan perlindungan yang dipilih dan penyakit apa yang diderita. Semakin banyak perlindungan yang diambil dan semakin parah penyakit, maka bisa jadi premi yang harus dibayar cukup besar. Oleh karena itu, jangan heran jika premi Anda lebih besar dari pada orang lain.

Apa saja syarat-syarat mengajukan klaim?

Klaim merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meminta bayaran terhadap apa yang telah disepakati. Kendatai demikian, banyak juga orang yang mengajukan klaim tapi klaimnya ditolak. Ini juga bisa terjadi pada Anda, bila Anda tidak memenuhi syarat-syarat yang telah dibuat bersama. Maka dari itu, cari tahu terlebih dahulu apa saja syarat-syarat mengajukan klaim asuransi kesehatan. Adapun syarat-syarat mengajukan klaim pada perusahaan asuransi kesehatan yaitu: Mengisi formulir klaim, surat keterang dokter, fotocopy hasil pemeriksaan di rumah sakit, fotocopy indentitas pemeng polis (KTP), dan dokumen-dokumen penting lainnya.

Asuransi merupakan salah satu upaya untuk melindungi finansial yang dimiliki. Jika Anda tidak ingin keluar banyak uang saat sakit, sebaiknya membeli asuransi kesehatan. Namun, sebelum akhirnya membeli sebaiknya, mencari informasi seputar asuransi kesehatan terlebih dahulu.